Bukan Dampak Dari Gunung Agung Pariwisata Menurun

0
391

ViralBali.com Denpasar Mulai Dari September sampai 7/12 saat ini status Gunung Agung status Awas akibatnya, mengganggu perekonomian Bali.

Banyaknya berita negatif atau hoaks yang beredar menyebabkan banyak warga dan wisatawan semakin takut datang ke Bali.

Padahal zona berbahaya yang ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) adalah radius 12 Km dari puncak Gunung Agung. Di luar itu masih aman, dan jika terjadi erupsi hanya terpapar abu.

Oleh karena itu, jika Gunung Agung erupsi, justru menjadi peluang bagi sektor pariwisata.

Justru menjadi kesempatan baru untuk menarik turis lokal maupun mancanegara melakukan Lava Tour Gunung Agung atau menikmati pesta kembang api alam dengan memotret keindahan erupsi Gunung Agung dari titik aman yang telah ditentukan,”

Ada dua sudut pengambilan gambar yang menarik, pertama dari laut. Radius 25 km dari Gunung Agung termasuk zona aman dari sisi laut.

Kedua dari sisi timur ke utara, keuntungan posisinya adalah melihat lontaran batu pijar dari kawah Gunung Agung dan pada waktu yang tepat akan menghasilkan foto yang menakjubkan.

Sedangkan dari sisi utara ke timur pada radius 35 km zona aman dapat melihat keindahan Gunung Batur dengan background erupsi Gunung Agung dan akan menghasilkan foto siluet panorama Gunung Batur.

Memang yang kita ketahui sekarang jalanan sepi ,itu pun dirasakan oleh bapak Budi , pengguna jalan, pada rabu 6/12 ia berkata :” biasanya saya melintasi jalan Mengwi Tani Badung ke Dalung Permai biasanya menempuh 25 menit ,saat ini saya hanya 10menit sudah sampai”

Ia pun menambahkan pendapat tentang perekonomian Bali “, bukan hanya dibali saja dan bukan dari dampak Gunung Agung , semua merata seperti ini , property saja gak jalan kok , tetapi ini semua dari media berita yang selalu menyudutkan Bali”

Bapak Setiv salah satu JM Hotel Loft menyikapi juga  “Dari penurunan 50% saat ini mungkin diambil kesempatan buat Management Hotel untuk merenovasi , dan untuk pegawai bukan di PHK tetapi kita diliburkan sejenak,

Bapak Setiv memberikan pendapat juga :” ini bukan dari dampak Gunung Agung tetapi yang saya lihat dari berita yang berlebihan memuat berita, banyak dari tamu kita Cancel karna dari berita tersebut,

Terkait dari permasalahan ini maka dari itu Pemprov Bali dan sektor pariwisata agar bertindak tegas oleh berita yang tidak bertanggung jawab,yang lebay selalu menakut nakuti warga maupun wisatawan, dampaknya akan buruk bagi Bali tentunya ,

 

LEAVE A REPLY

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini