Ditlantas Polda Menghibur Pengungsi Gunung Agung Karangasem Bali

0
426

ViralBali.com Denpasar Ditlantas Polda Bali Ajak Pengungsi Anak-anak Lomba Makan Kerupuk

Ribuan warga Karangasem masih berada di pos pengungsian. Situasi ini mengundang perhatian seluruh elemen masyarakat. Kepedulian juga datang dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Bali dengan mendatangi posko pengungsian yang berada di Bumdes Kertajana, Desa Sambirenteng, Tejakula, Buleleng, Jumat (8/12/2017).

Kegiatan ini dipimpin Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Bali, AKBP Drs. I Nyoman Sukasena didampingi Kasi Prasjal Kompol Putu Sugiartini. Selain itu, kegiatan juga melibatkan belasan Polwan Ditlantas Polda Bali dan Polres Buleleng.

Tiba dilokasi, AKBP Drs. I Nyoman Sukasena langsung menyerahkan bantuan berupa sembako kepada I Nengah Suweca selaku koordinator posko pengungsian Desa Sambirenteng. Kemudian para Polwan memberikan perhatian kepada ratusan anak-anak yang saat itu berada di pengungsian. Mereka diajak menari Tari Bali Gemilang, Senam Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan mengikuti berbagai lomba.

Anak-anak juga diberikan edukasi tentang pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Dengan metode kuis, satu per satu arti rambu lalu lintas mampu dijawab oleh anak-anak yang sebagian besar sudah duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), anak yang berhasil menjawab diberikan hadiah buku.

Kemudian polisi mengajak anak-anak untuk selalu tertib dan sopan dalam berlalu lintas. Selalu menggunakan helm, tidak ngebut dan ugal-ugalan saat berkendara dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan nomor satu. Mengingat tingginya angka lakalantas di Indonesia terjadi dikalangan pelajar.

AKBP Drs. I Nyoman Sukasena mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sudah dilakukan berkali-kali ketika status Gunung Agung dinyatakan pada status awas. Namun pihaknya bersama jajaran Satlantas Polres Buleleng baru pertama kali mendatangi para pengungsi yang ada di Tejakula, khususnya di Desa Sambirenteng.

“Bhakti sosial ini bukan hanya menyerahkan bantuan sembako. Akan tetapi lebih cenderung memberikan semangat dan dukungan moril kepada para pengungsi, sehingga mereka bisa sabar dan tabah menghadapi bencana erupsi Gunung Agung,” ucapnya.

Dijelaskannya, kondisi ini akan berdampak pada psikologis anak. Dikhawatirkan mereka akan mengalami trauma karena lama berada di pos pengungsian. “Untuk itu, kita adakan lomba-lomba seperti lomba makan kerupuk, kelereng, bernyanyi sambil berjoged dan memasukan paku ke dalam botol. Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi kepada adik-adik kita yang berada di pengungsian,” terang perwira ramah dan murah senyum ini.

Saat ditemui, I Nengah Suweca mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan polisi lalu lintas yang bertugas di Polda Bali. Kedatangan para Polwan membuat anak-anak bisa kembali gembira dan riang ketika diajak bermain sambil lomba untuk mendapat hadiah. Dikatakannya, sebanyak 325 orang dari tiga desa yaitu Desa Dukuh, Bonyoh dan Kalangsari, Kubu, Karangasem menempati pos pengungsian Desa Sambirenteng.

“Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi pak polisi lalu lintas. Kedatangannya bisa merubah suasana dan para pengungsi menjadi tidak jenuh. Mudah-mudahan pak polisi sukses dalam bertugas,” kata I Nengah Suweca.

Usai di Desa Sambirenteng, rombongan Ditlantas Polda Bali didampingi Kapolsek Tejakula, AKP Wayan Sartika, S.H. menyerahkan bantuan di pos pengungsian yang ada di depan Polsek Tejakula. Sebanyak 101 orang dari Desa Ban Atas, Kubu, Karangasem mengungsi di tempat ini.

  1. Post:HumasPolda Bali

LEAVE A REPLY

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini