Pasar Mobil Bekas Di Bali Lesu, Ternyata Ini Penyebabnya

0
1624

Denpasar, Bali

Pasar mobil bekas di Bali tahun ini relatif tidak menggeliat seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang biasanya juga akhir tahun diikuti dengan banyaknya program diskon atau promo berhadiah. Kali ini pasar terlihat biasa-biasa saja.

ViralBali.com mencoba menemui beberapa pemilik showroom mobil bekas di Denpasar dan Badung. Karena sampai akhir tahun ini, untuk program mobil bekas masih sepi promo.

Sebelumnya ditemui pemilik showroom Kagem di Mengwitani, Benny. Dia bilang,”Tahun ini sepi tidak seperti sebelumnya, karena beberapa hal, salah satunya situasi berita gunung agung yang berlebihan sehingga bisnis pariwisata menurun yang berimbas ke bisnis lain, termasuk mobil bekas.”

Hal yang sama juga disampaikan kepada ViralBali.com oleh pemilik showroom Uliv Motor di Dalung, Rozikin bilang,”Tren pasar menurun sejak 2 bulan lalu sejak pertama kali diumumkannya kondisi Gunung Agung, tapi saat itu masih fluktuatif. Bulan ini terasa makin menurun. Tapi untuk harga mobil di bawah 100 juta relatif tidak signifikan menurunnya”

Ketika ViralBali.com menemui pihak lembaga finance dari Adira, Ngakan juga menyampaikan hal yang sama,”Permohonan kredit dari nasabah mobil bekas turun sampai 40%, kemungkinan karena daya beli pasar turun. Ada beberapa faktor penyebabnya, kalau di Bali karena sektor wisatanya sedang turun sekarang.” Ngakan juga menambahkan bahwa pembeli mobil bekas lebih memilih beli cash daripada kredit, karena untuk menghindari macetnya angsuran di tiap bulannya. Melihat kondisi di Bali belum begitu kondusif.

“Tidak ada program promo tahun ini nampaknya. Harganya saja sudah banting-bantingan, bagaimana ingin program lagi. Harga yang dibanderol saat ini juga sudah sangat murah, jadi apalagi yang ingin di diskon,” ujar Dedi,pemilik showroom Maju Motor di Denpasar.

Dedi menambahkan, kalau mobil-mobil baru mungkin sedang banyak promo, karena mereka ingin menghabiskan stok 2017.

Lesunya pasar mobil bekas di Bali ini kalau dilihat dari pernyataan beberapa pelaku bisnisnya bisa dari beberapa faktor, antara lain ;
1. Sektor pariwisata sebagai sektor bisnis yang dominan di Bali sedang turun. Yang ditandai banyaknya hotel-hotel yang sepi.
2. Isu-isu berlebihan soal Gunung Agung, yang mengakibatkan tamu-tamu dimestik maupun mancanegara juga jadikuatir untuk menghabiskan akhirntahun di Bali.
3. Kebijakan-kebijakan pemerintah yang menaikkan pajak kendaraan pun menjadi faktor lesunya pasar mobil bekas.
4. Perputaran uang di Bali tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya karena ketatnya pengawasan penggunaan anggaran, hal tersebut bisa dilihat dengan turunnya daya beli di sektor property sejak 2-3 tahun lalu.

Banyak cara yang dilakukan pelaku bisnis mobil bekas untuk menyikapi trend pasar yang turun. Salah satunya menurunkan harga semurah-murahnya yang ditawarkan kepada calon pembeli. Hal ini bisa dilihat dari situs iklan OLX yang jadi parameter jual beli beli mobil bekas di Bali.

LEAVE A REPLY

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini