Ucapkan Selamat Natal, Haram?

0
445

Indonesia

Berikut tulisan ini disampaikan untuk menyampaikan sesuatu yang memang selama ini disalah kaprahkam dan digorang-goreng oleh kelompok-kelompok yang berkepentingan mengganggu tatanan sistem yang sudah ada di Indonesia.

*DALIL MANA YANG LARANG UCAPKAN SELAMAT NATAL? AL-KAFIRUN?*

Diriwayatkan Ibnu Ishak, suatu hari orang-orang ARAB QURAISH mendatangi Nabi Muhammad & berkata, “Wahai Muhammad, bagaimana bila kita bekerja-sama dalam ibadah? Kami akan menyembah yang kau sembah, tapi kau juga menyembah yang kami sembah.”

Turunlah firman Allah, لَكُم دينُكُم وَلِيَ دينِ , “Untukmu Agamamu dan Untukku Agamaku” (Al-Quran, surat Al-Kafirun, ayat 6).

Ini adalah ASBABUN NUZUL (sebab turun ayat) Al-Kafirun, ditujukan kepada Arab Quraish yang mengajak *MENYATUKAN AGAMA*.

Lalu, apakah mengucapkan *”Selamat Natal”* artinya kita *MENYATUKAN AGAMA Islam & Kristiani?* Ucapan selamat tak lebih dari *ADAB SANTUN* tidak ada bedanya dengan ucapan *”Selamat Ulang Tahun”*, atau *”Selamat Menempuh Hidup Baru”* bagi pasangan baru menikah, atau saat mendengar istri kawan baru hamil.

Masalahnya dimana? *TIDAK ADA* urusannya dengan *Akidah*, hanya adab *BERBAGI BAHAGIA*. tidak kurang tidak lebih, karena kita manusia, bukan binatang. Menggunakan Al-Kafirun yang ditujukan kepada ARAB Quraish karena mengajak *MENYATUKAN agama* untuk mengharamkan *”Selamat Natal”* jelas jelas “Jaka Sembung Bawa Golok!”

Agama *YUDAISME* turun kepada Musa
sebelum Islam turun kepada Muhammad

Agama *KRISTIANI* turun kepada Isa (Yesus)
sebelum Islam turun kepada Muhammad

*CADAR* ADALAH TRADISI YUDAISME
SUNAT ADALAH *TRADISI YUDAISME*
*HIJAB* ADALAH *TRADISI KRISTIANI*

*Cadar, Sunat, Hijab* adalah tradisi *agama YUDAISME* & *KRISTIANI* yang sudah dilakukan oleh bangsa Yahudi (bani Israil) & umat Nasrani *JAUH SEBELUM Islam* turun kepada Nabi Muhammad SAW untuk menyempurnakan agama-agama sebelumnya.

*ARTINYA* : bila memaksakan dalil *”barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia akan menjadi kaum tersebut”* untuk *mengharamkan ucapan Selamat Natal*…

*MAKA BERCADAR JADI YAHUDI*
*MAKA DISUNAT JADI YAHUDI*
*MAKA BERHIJAB JADI KRISTEN*

Berdasarkan KAJIAN inilah Ulama-Ulama Besar Indonesia yang bergelar PROFESOR DOKTOR yang pasti pintar & menguasai ilmu Islam yang luhur menetapkan umat *Muslim BOLEH* mengucapkan *”Selamat Natal”*…

KETUM NU, PROF.DR. KH. SAID AQIL SIRADJ : *tidak ada larangan ucapkan selamat hari natal bagi umat Kristiani*
http://nasional.kompas.com/read/2014/12/24/11021081/Ketum.PBNU.Selamat.Hari.Natal.bagi.Umat.Kristiani

EKS KETUA MUI, DIN SYAMSUDDIN : *umat Islam boleh mengucapkan selamat natal*. Alasannya, semua itu dilakukan *sebatas saling menghormati*.
http://news.detik.com/read/2014/12/23/133457/2785537/10/ketum-mui-din-syamsuddin-umat-islam-boleh-ucapkan-selamat-natal

SESEPUH MUHAMMADIYAH, PROF.DR. H. SYAFI’I MA’ARIF : *Tiap tahun saya mengucapkan ‘Selamat Natal’ kepada umat kristiani, tidak perlu dipermasalahkan*
http://www.tempo.co/read/news/2014/12/19/173629763/Tokoh- *Muhammadiyah*- *Larang-Ucapkan*- *Natal-Itu-Lucu*

Menteri Agama : *Selamat Merayakan Natal*
http://nasional.kompas.com/read/2014/12/25/12264421/Menteri.Agama.Selamat.Merayakan.Natal               
                                          

LEAVE A REPLY

Silahkan masukkan komentar anda!
Silahkan masukkan nama anda disini